Prahasta

Pertempuran Humas Nusantara
Kompetisi Public Relations

“Mosaicing Digital Society”

Sebagai sebuah negara yang memiliki berbagai keanekaragaman, Indonesia memiliki tantangan yang besar dalam aspek toleransi satu dengan yang lain. Walaupun negara ini telah memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika, kasus-kasus yang mengandung nilai-nilai yang tidak sejalan dengan keberanekaragaman, seperti intoleransi, separatisme, dan kelompok radikal, masih kerap terjadi. Melalui keberadaan teknologi, gerakan-gerakan tersebut mampu dengan cepat menyebar. Keberadaan internet, yang sejatinya mampu mempermudah komunikasi dan berbagai kegiatan yang berarah positif, justru berdampak pada tersebarnya paham intoleran. Keanekaragaman di Indonesia selayaknya mendukung satu dengan yang lain untuk terbentuknya masyarakat yang toleran.

Tema ini diangkat dengan melihat bahwa salah satu tugas pokok seorang humas pemerintah ialah menyampaikan program dan kinerja pemerintah. Melihat kondisi seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, salah satu kewajiban yang harus dituntaskan oleh pemerintah ialah meningkatkan kesadaran untuk bertoleransi di masyarakat Indonesia. Melalui kompetisi Prahasta 2018, Insan Kreatif diajak untuk mampu menyadarkan serta meningkatkan kesadaran toleransi atas keberagaman masyarakat Indonesia.

Juri:

I Gusti Ngurah Putra
(Dosen Ilmu Komunikasi UGM, Kehumasan)

Juri 2
(mystery jury)

Juri 3
(mystery jury)

Detail:
Rp. 250.000/tim @3 orang

Klik di Sini Untuk Mendaftar