Nakula

Penelitian Kawula Muda
Kompetisi Riset

“Digital Natives: Empowering Local Community through Activisms”

Perbedaan dan keberagaman yang menjadi keniscayaan bertemu dalam ruang sosial dan masing-masing berusaha untuk hidup berdampingan, satu rasa, satu tujuan. Tetapi seringkali dalam dinamika praktiknya, tidak semua dari mereka dapat dengan mudah bertahan dan hidup berkelanjutan. Seiring dengan perkembangan zaman, beberapa elemen dalam masyarakat harus beradaptasi dan mulai kehilangan jati diri. Beberapa bahkan rela mati untuk melakukan resistensi. Nilai-nilai asli Indonesia yang kebanyakan berasal dari keberagaman masyarakat lokal perlahan pudar. Masyarakat lokal sebagai masyarakat asli Indonesia berhak untuk tetap eksis dalam panggung dinamika masyarakat Indonesia saat ini. Peran digital natives dari masyarakat lokal maupun luar masyarakat lokal itu sendiri sangat diharapkan, mengingat dunia baru yang tercipta karena perkembangan teknologi tidak bisa lagi dijalankan dengan gaya lama. Dibutuhkan peran digital natives yang akrab dengan dunia sosial yang lebih luas dan cepat ini untuk membantu memberdayakan masyarakat lokal.

Melalui kompetisi NAKULA, peserta sebagai kaum intelektual diharapkan mampu menemukan peran-peran digital natives dalam memberdayakan masyarakat lokal dan menjadi wakil bagi mereka di ranah publik yang multikultural melalui kerangka Ilmu Komunikasi. Peran digital natives tidak sebatas aktivisme yang mereka jalankan, melainkan juga aspek-aspek di belakangnya seperti ideologi yang mendasari, profil mengenai aktor, strategi kampanye dan artikulasi isu.

Juri:

Dr. Kuskridho Ambardi, M.A.
(Executive Director Lembaga Survei Indonesia)

Juri 2
(Mystery Jury)

Juri 3
(Mystery Jury)

Detail
Biaya Pendaftaran: Rp100.000,- / tim @ 3orang

 

Klik di Sini Untuk Mendaftar